Bisa Jadi Pertimbangan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Iklan di Televisi

Memilih media untuk membuat sebuah iklan kini bisa dilakukan di beberapa platform, salah satunya televisi. Namun tentunya ada kelebihan dan kekurangan iklan di televisi yang sebelumnya perlu Anda ketahui. Pasalnya media mainstream ini kini mulai bergeser dengan platform digital lainnya. 

Iklan sendiri merupakan bagian dari promosi atau pemasaran yang berisi mempromosikan dan memberikan informasi ke pelanggan agar tertarik. Kekuatan iklan sendiri sangat penting untuk mendukung keberhasilan suatu bisnis untuk membujuk konsumen sebanyak-banyaknya.

Daftar Isi

Deretan Kelebihan dan Kekurangan Iklan di Televisi

Media periklanan digital kini makin banyak jenisnya daripada pemasaran konvensional. Namun keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, baik dilihat dari biaya, konten dan efektifitas iklan. Berikut enam kelebihan iklan di televisi yang bisa Anda dapatkan. 

6 Kelebihan Iklan di Televisi

6 Kelebihan Iklan Di Televisi

1. Punya Kemampuan Unik untuk Membujuk Pelanggan

Televisi memiliki kemampuan menjangkau konsumen dan pelanggan secara serempak melalui platform yang hampir dimiliki semua orang. Menjangkau melalui indera pendengaran dan penglihatan sekaligus, televisi punya kemampuan unik untuk membujuk pelanggannya. 

Melalui platform tersebut, pelanggan bisa menonton demonstrasi singkat yang disiarkan di sela-sela tontonan favoritnya di televisi sehari-hari. Penonton bisa langsung melihat bagaimana promosi tersebut diulang-ulang dan akhirnya membuat pelanggan tertarik untuk membeli produk tersebut. 

2. Televisi Memiliki Intrusion Value 

Platform televisi memiliki kemampuan menarik perhatian penontonnya melalui audio dan visual sekaligus. Mudah menarik perhatian orang bahkan saat orang tersebut tak ingin menonton iklan. Pasalnya beberapa iklan disisipkan atau ditempatkan di acara televisi favorit para penontonnya. 

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan iklan yang ada di koran dan di majalah yang bisa dihindari dengan membaca halaman lain. Namun melalui televisi penonton tidak bisa tiba-tiba mengalihkan acara favoritnya hanya karena iklan yang muncul di antara tontonan favorit mereka. 

3. Iklan Televisi Bisa Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Tak membutuhkan internet seperti tontonnya di platform berbayar lainnya, melalui televisi yang bisa mengaksesnya dengan bebas. Hampir di setiap rumah juga memiliki perangkat satu ini, hal ini mengapa iklan televisi lebih efektif dibanding platform lain karena menjangkau lebih luas. 

Bahkan iklan televisi ini bisa menjangkau setiap orang yang menonton siarannya, layaknya presentasi penjualan perorangan, televisi bisa melakukan interaksi antara pembicara dan konsumen sekaligus. Iklan yang berdurasi hanya beberapa detik ini bisa menjangkau lebih banyak konsumen.

4. Iklan Televisi Bisa Mencapai Target yang Diinginkan

Selanjutnya yang ada di daftar kelebihan dan kekurangan iklan di televisi adalah keunggulannya dibanding platform lainnya adalah bisa mencapai target yang diinginkan. Dengan menaruh iklan di televisi para pengiklan bisa mencapai target penjualan karena iklan tersebut terus diputar di TV.

Target tersebut diperoleh dari dunia iklan yang terus mengingatkan kesadaran pelanggan dan meningkatkan ingatannya terkait produk tersebut. Sehingga konsumen yang menontonnya terus-menerus akan terbujuk untuk membeli produk atau jasa yang ditayangkan di media televisi.

5. Televisi Sebagai Media Hiburan

Tak sedikit iklan televisi yang dibuat sebagus dan sekreatif mungkin yang ditujukan untuk menarik perhatian pelanggannya yang menonton televisi. Pasalnya iklan yang ditayangkan di antara acara televisi ini menjadi salah satu hiburan penontonnya saat menyaksikan tayangan televisi. 

Tak heran jika iklan televisi sangat kreatif dan mencuri perhatian dan tidak jarang jika tayangan iklan malah menjadi media hiburan lain yang dinikmati penontonnya. Durasinya yang singkat juga membuat penonton tak mudah bosan karena iklan terus berganti setiap beberapa detik.

6. Iklan Televisi Menjangkau Citra Baik

Memiliki jangkauan yang sangat luas, iklan televisi tidak hanya dapat menjangkau konsumen secara langsung tetapi juga memberikan citra yang baik pada perusahaan serta tenaga penjualan perusahaan. Dengan citra baik tersebut, maka perusahaan lebih mudah memasarkan produknya. 

Dengan memiliki citra yang baik, maka perusahaan makin mudah memasarkan produk tersebut dan dapat meningkatkan citra produk di pasaran lebih baik lagi. Bahkan citra baik tersebut akan mencapai tenaga penjualan yang mempromosikan produk tersebut langsung di lapangan. 

4 Kekurangan Memasang Iklan di Televisi 

4 Kekurangan Memasang Iklan di Televisi

1. Terpecahnya Penonton

Kelebihan dan kekurang iklan di televisi berikut ini harus dipertimbangkan para pengusaha untuk memasang promosinya di media satu ini. Kekurangan yang pertama adalah pengiklan tak bisa memecah audiens televisi, karena penikmat tayangan televisi ini adalah penonton homogen. 

Penonton homogen yang luas tersebut membuat pemasang iklan tak bisa mengelompokkan target pasar yang sesuai dengan produknya. Pemasang iklan yang memiliki pilihan untuk memasang iklannya di program-program tertentu yang kini makin banyak pilihan programnya di televisi.

2. Mengalihkan Saluran Saat Iklan

Kebiasaan penonton televisi yang tidak bisa dikontrol oleh para pengiklan adalah saat penonton mengalihkan saluran saat iklan diputar di sela-sela tayangan televisi. Dengan sikap tersebut maka penonton tidak bisa menonton materi iklan yang ditayangkan sebelumnya di televisi. 

Sikap inilah yang membuat salah satu kekurangan iklan di televisi. Pasalnya iklan yang ditayangkan di televisi hanya hitungan detik. Mulai dari 15 detik paling lama 30 detik, hal inilah yang menjadi kelemahan iklan di televisi karena pengiklan tidak bisa mengontrol penonton televisi tersebut. 

3. Biaya yang Cukup Mahal

Selain beberapa kelebihan dan kekurangan iklan di televisi di atas, ada beberapa kekurangan lainnya seperti biaya iklan di televisi cukup mahal. Durasi yang sangat dibatasi membuat iklan yang tayang di televisi cukup mahal, karena hitungan biaya iklan di televisi dihitung dalam hitungan detik.

Semakin lama iklan yang tayang di televisi maka semakin mahal biayanya. Tidak hanya panjangnya durasi, namun biaya iklan di televisi cukup mahal tergantung jam tayangnya. Kalau iklan tayang di jam prime time atau jam dengan banyak penonton maka semakin tinggi harga setiap detiknya. 

4. Durasi Yang Pendek

Seperti penjelasan di atas, iklan di televisi cukup singkat dan paling lama berdurasi 30 detik hingga 1 menit. Pasalnya jeda iklan dalam setiap tayangan tidak begitu lama, mengingat masyarakat yang cepat bosan maka dibuat jeda iklan tidak terlalu lama dalam setiap tayangan tersebut. 

Dalam jangka durasi yang sangat pendek tersebut, para konten kreatif yang dipilih untuk membuat iklan, harus bisa menyampaikan informasi sejelas-jelasnya di waktu tidak lebih dari beberapa detik tersebut. Karena tak hanya satu iklan saja yang tayang, durasi jeda tersebut dibagi beberapa iklan.

Setelah melihat kelebihan dan kekurangan iklan di televisi, para pengusaha sebaiknya melakukan pemikiran yang matang agar iklan promosi terkait produknya bisa tercapai secara maksimal. Pemaparan di atas bisa menjadi pertimbangan para pengusaha untuk promosi. 

Pasalnya tak semua produk atau pengusaha memiliki strategi pemasaran yang cocok di televisi. Sebaiknya Anda berdiskusi dengan marketing, apakah strategi menayangkan iklan di televisi bisa mencapai target pasar yang diinginkan perusahaan selama ini. 

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments