6 Perbedaan Reseller dan Dropship yang Wajib Anda Ketahui

Platform belanja digital yang semakin berkembang memiliki pengaruh cukup besar pada bisnis online. Terbukti dengan banyaknya online shop yang semakin menjamur. Salah satu bentuk online shop yang paling diminati adalah reseller dan dropship. Namun apa sih perbedaan reseller dan dropship ?

Sebelum memulai bisnis online, Anda wajib memahami perbedaan dari kedua jenis bisnis di atas. Untuk itu, Anda bisa menyimak ulasan mengenai perbedaan antara reseller dan dropship di bawah ini!

Daftar Isi

Perbedaan Pengertian Antara Reseller dan Dropship

Sebelum membahas mengenai perbedaan mekanismenya, Anda harus paham dulu perbedaan reseller dan dropship dari segi pengertiannya. Berikut penjelasannya :

  • Pengertian Reseller

Reseller merupakan model kerja sama antara vendor pertama dan kedua. Di mana vendor kedua akan membeli barang dari vendor pertama secara grosir untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Karena barang telah sah menjadi milik vendor kedua, maka mereka pun bebas menentukan harga yang akan ditawarkan. Selisih harga kulakan dan harga jual inilah yang menjadi keuntungan utama dari reseller.

  • Pengertian Dropship

Sedangkan untuk dropship, vendor kedua hanya menjadi perantara bagi vendor pertama dan pembeli. Vendor kedua akan menawarkan barang yang sebenarnya tidak mereka miliki. Ketika ada pembeli, baru mereka akan menghubungi vendor pertama untuk meminta pengiriman barang.

Namun nama pengirim yang dicantumkan pada resi adalah nama vendor kedua atau dropshipper. Dengan cara ini seolah-olah dropshipper lah yang memiliki toko dan barang tersebut.

Untuk keuntungan, dropshipper ini mendapatkan imbalan dari vendor pertama karena telah berhasil memasarkan produknya. Untuk besarannya tergantung pada kesepakatan yang dilakukan di awal kerja sama.

Apa Perbedaan Reseller dan Dropship ?

Pada dasarnya kedua bisnis ini memiliki tujuan yang sama yaitu mencari keuntungan dengan cara menjual barang. Namun tetap saja, kedua bisnis ini memiliki perbedaan yang mendasar. Kami telah merangkum 6 perbedaan utama dari reseller dan dropship, berikut ulasannya :

1. Stok Barang

Perbedaan utama dari reseller dan dropship ini terletak pada stok barang yang dimiliki. Seperti yang sudah kami jelaskan, bahwa reseller memiliki stok barang yang dibeli secara grosir dari vendor pertama. Untuk mendapatkan harga reseller, mereka harus memenuhi jumlah pembelian minimum yang telah ditetapkan.

Sedangkan untuk dropship, mereka tidak memiliki stok barang di tokonya. Dropshipper hanya akan menawarkan barang yang sebenarnya adalah milik orang lain. Apabila ada pembeli yang deal, baru mereka akan mengontak rekan dropshipnya untuk mengirim barang.

2. Keperluan Modal

Karena seorang reseller harus memiliki stok barang, tentu mereka membutuhkan modal. Modal ini akan digunakan untuk membeli barang dari vendor pertama. Selain itu, modal tersebut juga akan digunakan untuk berbagai keperluan lain. Sebut saja promosi, membayar karyawan, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk dropshipper, mereka nyaris tidak membutuhkan modal sama sekali atau bahkan bisa dibilang tanpa modal sama sekali Rp 0. Yang dropshipper butuhkan hanyalah kuota internet dan kemampuan marketing yang ulet agar konsumen mau membeli barang yang ditawarkan.

3. Media Pemasaran

Karena memiliki stok barang di tokonya, reseller bebas untuk membuka toko offline. Untuk memperluas jangkauan, mereka juga bisa menawarkan produknya secara online. Jadi mereka bisa menggunakan kedua media pemasaran sekaligus. Dengan ini tentunya reseller juga akan mendapat keuntungan lebih.

Untuk dropshipper, mereka tidak bisa membuka toko offline. Kenapa ? tentu saja karena mereka tidak memiliki stok barang. Media pemasaran yang hanya bisa mereka gunakan adalah media online. Meskipun demikian seorang dropshipper bebas untuk membuat toko online atas nama mereka sendiri.

4. Keuntungan yang Diperoleh

Meskipun menjadi seorang reseller, tetapi mereka sudah resmi memiliki toko sendiri. Hasilnya mereka bebas menentukan berapa harga yang akan dipasarkan kepada pelanggan. Tidak peduli dengan harga kulakan mereka, reseller akan tetap memasang harga pasaran dari barang yang dijual.

Contohnya, seorang reseller membeli baju secara grosir dengan harga Rp 25.000. Namun di pasaran harga baju serupa adalah Rp 50.000, maka mereka akan menawarkan harga yang sama. Jadi keuntungan berlipat bisa mereka dapatkan.

Berbeda dengan reseller, model keuntungan yang didapatkan dropshipper hanyalah dari fee dari vendor pertama. Semakin banyak barang yang berhasil dijual, maka akan semakin besar pula keuntungan yang didapat.

5. Tingkat Risiko

Dalam ilmu bisnis, semakin besar keuntungan maka akan semakin besar pula risiko yang ditanggung. Hal ini juga berlaku pada bisnis reseller dan dropship ini. seorang reseller memiliki risiko kerugian yang lebih besar dibandingkan dengan dropshipper.

Mengapa? sudah kami jelaskan bahwa seorang reseller akan menyetok barang di tokonya. Lalu bagaimana jika barang tersebut tidak kunjung laku? Tentunya kerugian yang akan mereka dapatkan.

Hal ini berbanding terbalik dengan dropshipper. Dengan bisnis model ini, bisa dikatakan bahwa resiko kerugiannya adalah Rp 0. Mengapa? karena mereka tidak memiliki stok barang. Apabila barang laku, maka dropshipper akan mendapatkan keuntungan. Apabila tidak, mereka juga tidak akan rugi apa-apa.

6. Biaya

Karena memiliki toko sendiri, reseller tentu harus mengeluarkan biaya untuk perawatan. Dengan toko offline, tentunya mereka harus menyewa toko atau gedung. Gaji karyawan juga harus mereka tanggung setiap bulannya.

Sedangkan untuk dropshipper, mereka hanya perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kuota internet. Kuota ini akan digunakan mereka untuk promosi barang dropshipnya.

Nah, itulah 6 perbedaan reseller dan dropship yang wajib Anda tahu. Pilihan ada di tangan Anda, apabila ingin bermain aman, Anda bisa memilih bisnis dropship. Tapi jika ingin keuntungan yang lebih besar, reseller bisa Anda coba.

Jika Anda ingin belajar bagaimana cara dropship yang efektif dan menghasilkan ayodigital merekomendasikan Anda untuk bergabung di kelas shopee.

Untuk info detail silahkan klik link disini >>> Gabung Kelas Shopee

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments